Cara Membuat Campuran Warna Ungu - Lautan Display

Campuran Warna Ungu Bisa Jadi Apa Aja? Begini Cara Buat Variasinya 

Campuran Warna Ungu – Apakah kamu punya cat lukis warna ungu? atau sengaja ingin membuat variasi dari warna ini karena sangat suka? Apapun tujuannya, Lautan Display akan menjelaskannya dengan lengkap agar kamu tidak bingung. 

Warna ungu adalah warna yang sangat fleksibel, dan bisa berubah menjadi banyak warna tergantung campurannya. Bisa jadi warna pastel (lavender, lilac), warna gelap (plum, indigo), sampai warna netral (coklat, abu-abu keunguan).

Nah, jika saat ini kamu sedang melukis, ungu bisa jadi dasar yang serbaguna untuk membuat gradasi warna atau efek tertentu. Kamu bisa coba eksplor campurannya dan lihat mana yang paling cocok untuk lukisanmu.

Mau bereksperimen dengan warna ungu, tapi masih bingung hasil akhirnya? artikel ini akan menjelaskannya satu persatu. Ayo belajar bareng Lautan Display cara membuat campuran warna ungu berikut!

Contoh Warna-warna dari Campuran Warna Ungu 

Ungu adalah campuran dari biru + merah, jadi ketika dicampur dengan warna lain, hasilnya tergantung pada dominasi kedua warna tersebut. Agar tidak bingung, berikut beberapa campuran warna ungu dengan warna lain dan hasil yang didapat:

1. Ungu + Putih = Lavender / Lilac

Jika kamu mencampur ungu dengan putih, hasilnya akan lebih soft atau pastel. Semakin banyak putih, semakin terang dan mendekati lavender atau lilac. Warna ini sangat cocok untuk membuat efek lembut, dreamy, atau romantis pada lukisan. 

Contohnya: 

  • Ungu tua + banyak putih: Menghasilkan warna lavender
  • Warna ungu tua + sedikit putih: Menghasilkan warna lilac (ungu pastel terang)
2. Ungu + Hitam = Ungu Gelap (Dark Purple / Plum)

Jika ungu dicampur dengan hitam, hasilnya jadi lebih dalam dan dramatis. Semakin banyak cat hitam yang ditambahkan pada ungu, semakin gelap hasilnya, seperti Plum atau Aubergine.

Contohnya: 

  • Ungu + sedikit hitam menjadi “Dark Purple (Ungu Tua)”
  • Cat ungu + banyak hitam, menjadi “Eggplant (warna terong)/ Aubergine (Hampir kehitaman)”
Campuran Warna Ungu - Lautan Display
Sumber gambar: Pinterest
3. Warna Ungu + Kuning = Coklat / Oren Kecoklatan

Ungu dan kuning adalah warna komplemen, yaitu pasangan warna yang saling berlawanan di roda warna (color wheel). Ketika dua warna komplemen diletakan bersebelahan, mereka bisa menghasilkan efek kontras. 

Namun, jika kedua warna dicampur, hasilnya menjadi warna netral seperti coklat, abu-abu, atau warna pudar. Jadi, jika ungu dan kuning dicampur, itu akan menghasilkan warna coklat atau oren kecoklatan, tergantung jumlah masing-masing warna.

Apabila kamu menggunakan lebih banyak kuning, hasilnya coklat tua atau keemasan. Namun sebaliknya, warna ungu lebih banyak, hasilnya coklat kemerahan (Sephia atau Burgundy muda).

Contohnya: 

  • Ungu + sedikit kuning: Burgundy muda
  • Ungu + banyak kuning: Coklat tua / Oren kecoklatan
4. Campuran Ungu + Merah = Magenta / Pink Tua

Campuran ini menghasilkan warna lebih hangat, seperti magenta atau pink tua. Semakin banyak merah, semakin cerah hasilnya. Contoh warna yang bisa dibuat: 

  • Ungu + sedikit merah: Menjadi warna magenta / Fuchsia
  • Ungu + banyak merah: Menghasilkan warna pink kemerahan (Raspberry)
5. Ungu + Biru = Biru Keunguan / Indigo

Karena ungu sudah mengandung biru, menambahkan lebih banyak biru akan membuatnya lebih dingin dan mendekati indigo atau biru keunguan. Misalnya: 

  • Ungu + sedikit biru menjadi Violet / Royal Purple
  • Ungu + banyak biru menjadi warna Indigo / Deep Blue-Violet
6. Ungu + Hijau = Warna Abu-abu / Coklat Muted

Karena hijau dan ungu adalah warna yang berlawanan (hijau = kuning + biru), mencampurkannya bisa menghasilkan warna abu-abu kecoklatan atau muted. Masih ingat warna komplemen kan?

Jika lebih banyak ungu, hasilnya menjadi abu-abu keunguan. Namun, jika lebih banyak hijau, hasilnya jadi coklat gelap kehijauan. Seperti ini: 

  • Ungu + sedikit hijau: Abu-abu keunguan
  • Ungu + banyak hijau: Coklat gelap kehijauan (Earthy Tone)

Kesimpulan Warna yang Bisa Dibuat dari Ungu

Warna Campuran Hasil Warna Baru
Ungu + PutihLavender / Lilac
Ungu + HitamDark Purple / Plum / Eggplant
Warna Ungu + KuningCoklat tua / Oren kecoklatan
Ungu + MerahMagenta / Pink tua (Fuchsia)
Ungu + BiruIndigo / Violet
Warna Ungu + HijauAbu-abu keunguan / Coklat muted

Sekarang kamu bisa coba eksperimen dengan mencampur warna ungu dan lihat hasilnya di cat akrilikmu. Jika butuh cat akrilik grade pelajar dan peralatan melukis lainnya, mampir yuk di lautandisplay.com. Ada banyak peralatan melukis harga pelajar!

Baca Juga: Tips membuat berbagai rona warna kuning untuk melukis

Warna Cat Akrilik yang Perlu Dibeli Untuk Membuat Aneka Ungu

Sebelum membeli cat akrilik, kamu perlu tahu warna dasar yang bisa dipakai buat mencampur berbagai warna ungu dan turunannya. Untuk bisa mencampur berbagai warna dari ungu, cukup beli warna-warna dasar berikut:

Campuran Warna Ungu Bisa Jadi Apa Saja - Lautan Display

Dapatkan Alat Lukis di Lautan Display

1. Warna Primer (Wajib Punya)
  • Merah (Crimson Red atau Primary Red) → Buat bikin ungu & magenta.
  • Biru (Ultramarine Blue atau Primary Blue) → Buat bikin ungu & indigo.
  • Kuning (Cadmium Yellow atau Primary Yellow) → Buat bikin coklat dari ungu.
  • Hitam (Mars Black) → Buat menggelapkan warna (plum, eggplant, dll.).
  • Putih (Titanium White) → Buat warna pastel seperti lilac & lavender.
2. Warna Sekunder (Opsional, Tapi Berguna)
  • Ungu (Dioxazine Purple atau Violet): Supaya tidak perlu mencampur biru + merah terus.
  • Hijau (Sap Green atau Hooker’s Green): Untuk membuat warna muted atau abu-abu keunguan.
  • Oranye (Cadmium Orange): Bisa dicampur untuk warna earthy tone.

Minimal beli 5 warna (Merah, Biru, Kuning, Hitam, Putih) sudah cukup untuk membuat banyak variasi warna ungu. Kalau ada budget lebih, tambahkan Ungu & Hijau supaya lebih praktis.

Belum punya cat lukis atau palet? beli harga pelajar di Lautan Display yuk. Mau mampir ke toko/ gudang alat lukis langsung? buka maps kami disini.

Baca Juga: Cara membersihkan kuas dari cat lukis yang mengeras

Apakah Cat Akrilik Murah Bisa Dipakai?

Jawabannya: Bisa, tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Cat akrilik itu punya perbedaan kualitas tergantung jenis dan mereknya. Biasanya dibagi jadi dua kategori utama:

  1. Student Grade (Murah): Kualitas cat standar, warna kurang pekat, butuh lebih banyak lapisan, lebih encer, lebih cepat pudar. Untuk pemula atau latihan, masih bagus. awal
  2. Artist Grade (Profesional): Kualitas cat sangat bagus, warna lebih tajam & pekat, tahan lama, lebih tebal, dan lebih banyak pigmen. 

Jika kamu pelukis profesional, pasti akan menggunakan cat akrilik “Artist Grade” untuk mendapatkan warna yang lebih kaya dan tahan lama.

Namun tenang saja, cat “Student Grade” juga bisa punya hasil yang lebih baik jika tahu triknya. Kalau pakai cat student grade, coba beberapa tips ini:

  • Pakai lapisan lebih banyak biar warna keluar.
  • Gunakan medium akrilik untuk bantu tekstur lebih baik (Ini tidak wajib ya! Tapi kalau mau bereksperimen dengan tekstur, blending, atau efek tertentu, medium akrilik bisa sangat membantu)
  • Lapisi dengan varnish setelah kering supaya lebih tahan lama.

Jika mau lukisan tahan lama atau untuk dijual, lebih baik menggunakan artist grade. Sementara itu, student grade sudah cukup untuk sekedar latihan dan hobi. 

Yuk mampir ke Lautan Display untuk mendapatkan berbagai peralatan melukis. Saat ini tersedia akrilik bentuk, cat akrilik, palet lukis, kuas lukis, stand lukis kayu dan besi, kanvas, dan lainnya. Catat, harga pelajar!

Selamat mencoba membuat warna ungu. Terima kasih ya sudah mampir dan membaca di sini.

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping