
Di tengah persaingan bisnis fisik yang semakin padat, visibilitas visual adalah kunci utama untuk menarik pelanggan. Salah satu media promosi luar ruang yang terbukti efektif selama puluhan tahun adalah neon box. Namun, kesalahan yang sering dilakukan pengusaha pemula adalah mengabaikan aspek teknis pemilihan dimensi. Pertanyaan mendasarnya Berapakah ukuran neon box backlite banner yang paling ideal untuk bisnis anda?
Memilih ukuran yang salah bukan sekadar masalah estetika yang kurang proporsional, tetapi juga berdampak pada efektivitas pesan promosi, legalitas perizinan, hingga pembengkakan biaya produksi. Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal yang perlu anda ketahui tentang standar ukuran, aspek teknis bahan backlite, hingga tips memaksimalkan budget promosi anda.
1. Mengenal Bahan Backlite Mengapa Menjadi Pilihan Utama untuk Neon Box?
Sebelum melangkah jauh ke urusan dimensi, anda harus memahami mengapa bahan backlite banner menjadi primadona di industri advertising. Berbeda dengan panel akrilik yang bersifat kaku dan memiliki batasan ukuran lembaran, backlite banner (sering disebut vinyl backlite) menawarkan fleksibilitas yang luar biasa.
Keunggulan Material Backlite untuk Promosi Visual:

- Efisiensi Biaya (Cost-Effective): Bahan ini jauh lebih terjangkau dibandingkan akrilik atau duratrans, menjadikannya solusi terbaik bagi UMKM yang ingin tampil profesional dengan anggaran terbatas.
- Visual Tanpa Batas (Seamless Design): Material ini tersedia dalam gulungan besar. Artinya, anda bisa membuat neon box berukuran raksasa tanpa adanya garis sambungan yang mengganggu di tengah gambar.
- Daya Tahan Lampu yang Baik: Karakteristik seratnya dirancang khusus untuk membiarkan cahaya lampu (TL atau LED) dari dalam berpendar secara merata, sehingga warna desain tetap tajam dan tidak “pucat” saat malam hari.
- Kecepatan Produksi: Proses cetak digital pada bahan backlite jauh lebih cepat dibandingkan teknik cutting sticker pada media keras.
Baca Juga: Bye-bye Glare! Tren Cetak Foto Tanpa Kaca Makin Diminati
2. Parameter Utama dalam Menentukan Ukuran Neon Box Backlite Banner
Menentukan ukuran neon box backlite banner memerlukan riset kecil terhadap lingkungan sekitar lokasi bisnis anda. Jangan sampai neon box anda terlalu besar hingga menutupi tampak depan toko, atau terlalu kecil sehingga “tenggelam” di antara papan nama tetangga.
Analisis Jarak Pandang (Visibility Analysis)

Ini adalah faktor paling krusial. Anda harus menentukan siapa target utama anda:
- Target Pengendara Motor/Mobil: Kendaraan bergerak cepat membutuhkan waktu beberapa detik untuk menangkap pesan visual. Untuk itu, ukuran minimal yang disarankan adalah 90 x 120 cm atau 100 x 200 cm. Jika dipasang di jalan protokol, ukuran bisa meningkat hingga 2 x 4 meter agar tetap terbaca dari jarak 50-100 meter.
- Target Pejalan Kaki: Jika toko anda berada di area pedestrian atau koridor mall, ukuran yang lebih manusiawi seperti 60 x 90 cm atau bentuk bulat dengan diameter 60 cm sudah sangat efektif karena berada tepat di level mata (eye-level).
Lokasi dan Posisi Pemasangan

- Neon Box Vertikal (Portrait): Cocok dipasang pada tiang atau menempel di sisi bangunan yang sempit namun tinggi.
- Neon Box Horizontal (Landscape): Ideal untuk dipasang di atas pintu masuk toko sebagai papan nama utama.
- Neon Box Dua Sisi (Double Sided): Sangat efektif jika dipasang menonjol keluar bangunan agar terlihat dari dua arah arus lalu lintas.
3. Daftar Standar Ukuran Neon Box yang Populer di Pasaran
Berdasarkan data pemesanan di industri periklanan, berikut adalah klasifikasi ukuran yang bisa anda jadikan referensi:
A. Ukuran Kompak (Samping Pintu atau Indoor)

- 40 x 60 cm: Biasanya digunakan untuk informasi tambahan seperti “Pharmacy”, “ATM”, atau logo brand tertentu di dalam kafe.
- 60 x 60 cm (Kotak/Bulat): Sangat populer untuk logo kafe minimalis yang estetik.
B. Ukuran Standar Bisnis (Paling Laris)

- 60 x 90 cm: Ukuran paling pas untuk ruko sempit atau kios di dalam pasar.
- 90 x 120 cm: Menjadi pilihan utama bagi toko kelontong, laundry, dan apotek karena memberikan keseimbangan antara harga dan keterbacaan.
C. Ukuran Besar (Branding Utama)

- 100 x 200 cm: Digunakan sebagai identitas utama toko. Sangat gagah saat dipasang di atas pintu masuk.
- 120 x 240 cm: Ukuran ini biasanya mengikuti standar ukuran triplek atau material rangka, sehingga proses produksinya lebih efisien tanpa banyak bahan terbuang.
Baca Juga: ID Card Kantor – Cek Kegunaan dan Tips Membuatnya Berikut Ini
4. Aspek Teknis: Menghitung Ukuran Cetak vs Ukuran Rangka
Banyak orang salah paham bahwa ukuran cetak banner sama dengan ukuran rangka luar neon box. Padahal, ada aspek teknis yang disebut “lipatan” atau “margins”.
Untuk mendapatkan ukuran neon box backlite banner yang kencang seperti drum (tidak kendor dan tidak bergelombang), anda harus melakukan hal berikut:
- Spare Keliling: Tambahkan minimal 5 cm hingga 10 cm pada setiap sisi desain cetakan anda. Misalnya, jika rangka neon box anda berukuran 100 x 100 cm, maka banner yang dicetak setidaknya harus berukuran 110 x 110 cm.
- Finishing Mata Ayam vs Kantong: Pastikan anda berdiskusi dengan vendor apakah banner akan ditarik menggunakan sekrup/paku rivet atau dimasukkan ke dalam rangka. Hal ini sangat mempengaruhi sisa bahan yang dibutuhkan.
- Tingkat Kerapatan Lampu: Semakin besar ukuran neon box, semakin banyak jumlah lampu yang dibutuhkan. Untuk ukuran 100 x 200 cm, setidaknya dibutuhkan 4-6 baris lampu LED agar penyinaran merata ke seluruh permukaan banner.
5. Pertimbangan Regulasi dan Pajak Reklame
Jangan lupakan aspek legalitas. Di banyak kota besar di Indonesia, ukuran reklame menentukan besaran pajak yang harus dibayar ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).
- Ukuran di bawah 1 meter persegi: Terkadang mendapatkan kebijakan pajak yang lebih ringan atau bahkan bebas pajak di beberapa zona tertentu (cek aturan lokal).
- Ukuran di atas 1 meter persegi: Wajib memiliki Izin Penyelenggaraan Reklame (IPR). Semakin besar dimensinya, semakin tinggi nilai pajaknya. Pastikan anda menghitung biaya pajak tahunan ini ke dalam fixed cost operasional bisnis anda.
6. Tips Mendesain Visual untuk Neon Box Backlite
Ukuran yang besar akan sia-sia jika desainnya buruk. Berikut tips agar ukuran besar anda bekerja maksimal:
- Kontras Tinggi: Gunakan latar belakang gelap dengan tulisan terang (atau sebaliknya).
- Tipografi Bold: Hindari font yang terlalu tipis atau dekoratif karena akan sulit terbaca saat lampu menyala (terjadi efek blooming cahaya).
- Resolusi Gambar: Pastikan file desain memiliki resolusi minimal 150 DPI pada ukuran asli agar saat dicetak di banner berukuran 2 meter, gambar tidak pecah (pixelated).
Investasi Cerdas dengan Ukuran yang Pas
Menentukan ukuran neon box backlite banner adalah langkah awal yang menentukan profesionalisme bisnis anda di mata konsumen. Ukuran yang tepat tidak harus selalu yang paling besar, melainkan yang paling proporsional dengan lokasi dan paling jelas menyampaikan pesan merek anda. Dengan bahan backlite, anda mendapatkan fleksibilitas ukuran dan efisiensi biaya yang sulit ditandingi oleh material lain.
Solusi Neon Box Profesional?
Masih bingung menghitung berapa ukuran yang pas untuk toko anda? Atau butuh bantuan desain agar hasil cetakan backlite anda tampil memukau? Lautan Display hadir sebagai mitra terpercaya untuk kebutuhan advertising anda.





